Umum

Izin Komandan! Mengenal Aturan Komunikasi Radio ARFF dan Sandi Alfabet Penerbangan di Sisi Udara

Di sisi udara bandara, tidak ada kendaraan yang boleh bergerak tanpa izin ATC Tower! Pelajari aturan komunikasi radio penerbangan, alfabet ICAO, hingga contoh percakapan radio check dan prosedur masuk landasan pacu bagi personel ARFF

Oleh Ruang ARFF 12 October 2026 4 menit baca 54 views
Bagikan WhatsApp Facebook
Izin Komandan! Mengenal Aturan Komunikasi Radio ARFF dan Sandi Alfabet Penerbangan di Sisi Udara

Jika Anda melihat area landasan pacu (runway) dan landas hubung (taxiway) di sebuah bandar udara, area tersebut tampak seperti hamparan aspal kosong yang luas. Namun bagi orang penerbangan, area itu adalah "Zona Merah". Pesawat bisa melaju dengan kecepatan ratusan kilometer per jam di sana, dan satu kesalahan kecil bisa berakibat kecelakaan fatal.

Oleh karena itu, di area pergerakan sisi udara (Movement Area), berlaku satu aturan emas yang mutlak: Tidak ada satupun manusia atau kendaraan yang boleh bergerak tanpa izin dari bos tertinggi di bandara, yaitu Aerodrome Control Tower (ADC / ATC).

Termasuk bagi armada pemadam kebakaran bandara (ARFF / PKP-PK). Meskipun mereka mengendarai Foam Tender berukuran raksasa dengan sirine menyala, mereka tidak bisa asal ngebut menerobos masuk landasan pacu. Semuanya wajib berkomunikasi melalui radio HT (Handy Talky) atau radio rig kendaraan di frekuensi VHF (Very High Frequency) khusus darat-ke-udara (Ground to Air).

Mari kita pelajari bahasa, sandi, dan tata cara komunikasi radio di dunia penerbangan.

Bahasa Langit: Alfabet Fonetik ICAO

Komunikasi radio sering kali tidak sejernih suara telepon. Terdengar desis, noise, atau sinyal yang terputus-putus. Jika petugas ARFF menyebutkan kendaraan "Foam B" atau "Foam D", di radio bunyinya akan sangat mirip dan membingungkan.

Untuk menghindari salah dengar yang bisa berakibat fatal, dunia penerbangan internasional menggunakan Alfabet Fonetik ICAO (ICAO Phonetic Alphabet). Setiap huruf diganti dengan kata tertentu yang pelafalannya tegas dan jelas:

  • A: Alpha
  • B: Bravo
  • C: Charlie
  • D: Delta
  • E: Echo
  • F: Foxtrot
  • G: Golf
  • H: Hotel
  • I: India
  • J: Juliett
  • K: Kilo
  • L: Lima
  • M: Mike
  • N: November
  • O: Oscar
  • P: Papa
  • Q: Quebec
  • R: Romeo
  • S: Sierra
  • T: Tango
  • U: Uniform
  • V: Victor
  • W: Whiskey
  • X: X-ray
  • Y: Yankee
  • Z: Zulu

(Contoh: Jika kendaraan pemadam memiliki Callsign / nama panggilan F-12, maka di radio ia akan dipanggil "Foxtrot One-Two").

Skala Kekuatan Suara (Readability)

Sebelum memulai tugas jaga, personel ARFF wajib melakukan Radio Check (Cek Radio) dengan Tower untuk memastikan alat komunikasi berfungsi normal. Tower akan membalas dengan skala penilaian kejernihan suara dari angka 1 hingga 5:

  • 1: Unreadable (Suara hancur, tidak bisa dimengerti sama sekali)
  • 2: Readable now and then (Terdengar kadang-kadang/terputus-putus)
  • 3: Readable but with difficulty (Bisa dimengerti tapi banyak gangguan)
  • 4: Readable (Terdengar jelas)
  • 5: Perfectly readable (Sangat jernih / Loud and Clear)

Contoh Praktik Komunikasi di Lapangan

Berikut adalah simulasi percakapan nyata yang sering terjadi antara kendaraan pemadam (Callsign: Foam 1) dan Menara Pengawas (Callsign: Tower).

Skenario 1: Radio Check (Awal Shift Jaga)

  • ARFF (Foam 1): "Tower, Foam 1, radio check." (Tower, ini Foam 1, cek radio)
  • Tower: "Foam 1, Tower, read you 5." (Foam 1, ini Tower, suara Anda terdengar sangat jelas level 5)
  • ARFF (Foam 1): "Roger, read you 5 also, Foam 1." (Diterima, suara Anda juga terdengar sangat jelas, Foam 1 selesai).

Skenario 2: Meminta Izin Masuk Runway (Untuk Inspeksi Harian)

Personel ARFF tidak boleh langsung masuk. Mereka harus berhenti di garis batas (holding point) sebelum runway, menekan tombol bicara (PTT), dan meminta izin.

  • ARFF (Foam 1): "Tower, Foam 1. Saat ini holding short (berhenti menunggu) di Taxiway Alpha. Request enter Runway 09 untuk inspeksi."
  • Tower: "Foam 1, Tower. Cleared to enter (diizinkan masuk) Runway 09. Report vacated (laporkan jika sudah keluar dari runway)."
  • ARFF (Foam 1): "Cleared to enter Runway 09, wilco, Foam 1."

(Setelah Foam 1 selesai berkeliling mengecek landasan pacu dan keluar kembali ke jalan aspal biasa / taxiway):

  • ARFF (Foam 1): "Tower, Foam 1. Runway 09 vacated (telah dikosongkan) melalui Taxiway Bravo."
  • Tower: "Foam 1, Roger."

Kosa Kata "Sakti" (Phraseology) yang Wajib Diketahui

Ada aturan tambahan dalam tata bahasa radio. Anda tidak disarankan menggunakan kata-kata percakapan sehari-hari seperti "Oke", "Siap", atau "Enggak". Gunakan bahasa standar (Standard Phraseology) berikut:

  • ROGER: Artinya "Saya telah menerima dan mendengar pesan Anda". (Catatan: Roger BUKAN berarti Anda setuju atau akan melaksanakannya, hanya konfirmasi pesan diterima).
  • WILCO (Will Comply): Artinya "Saya mengerti instruksi Anda, dan SAYA AKAN MELAKSANAKANNYA".
  • AFFIRM: Artinya "Ya" atau "Benar". (Dilarang menggunakan kata "Yes" karena bisa bias terdengar seperti desisan radio).
  • NEGATIVE: Artinya "Tidak" atau "Salah". (Dilarang menggunakan kata "No").
  • STANDBY: Artinya "Tunggu sebentar, saya akan panggil Anda kembali".

Aturan Terakhir yang Paling Penting:

Ingat prinsip Think, Press, Speak (Pikirkan, Tekan, Bicara). Pikirkan dulu kalimat apa yang ingin diucapkan di kepala Anda, baru tekan tombol PTT di radio, lalu bicaralah dengan tenang. Jangan menekan tombol radio sambil bergumam "Eee... nganu... anu..." karena itu akan memblokir frekuensi komunikasi atau kondisi darurat yang mungkin sedang dibutuhkan komunikasi oleh orang lain!